Yuk Dukung Kebangkitan UMKM di Indonesia dengan Jadi Investor di Amartha

  • Whatsapp

Sebagai penyelenggara peer to peer (P2P) lending, Amartha berkomitmen mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia, khususnya untuk para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memperoleh pembiayaan modal usaha. Pasalnya, banyak pebisnis UMKM kesulitan mendapatkan akses kredit dari bank atau lembaga keuangan lainnya karena terkendala beberapa hal, misalnya dari aspek laporan keuangan, agunan atau akses informasi yang tidak memadai ke perbankan.

Read More

Namun, kini dengan kehadiran teknologi dan semakin meluasnya penggunaan internet di Indonesia, para pelaku UMKM dapat mengakses layanan keuangan, termasuk fasilitas kredit secara digital. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, per November 2020 baru 16% UMKM yang memiliki akses ke platform keuangan digital, dari total sekitar 64 juta UMKM di Indonesia. Diharapkan, seiring dengan berkembangnya Fintech dan bertambahnya informasi yang didapatkan masyarakat mengenai manfaat layanan keuangan digital, semakin banyak lagi UMKM yang meraih pinjaman modal usaha.

Hingga 2020 Amartha telah membantu memfasilitasi ribuan UMKM mengakses pembiayaan secara cepat dan mudah. Beberapa kemudahan yang diberikan Amartha untuk pengajuan kredit antara lain, penyampaian laporan keuangan yang sederhana dan prosesnya bisa dilakukan secara online. Meskipun cepat, namun penilaian (credit scoring) terhadap calon Borrower tetap dilakukan secara saksama dan detail, serta patuh pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan menjadi Lender di Amartha, artinya kamu turut berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas UMKM dan menggerakkan roda ekonomi nasional. Apalagi mengingat besarnya kontribusi UMKM pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Tahun 2020 kontribusi UMKM terhadap PDB sekitar 61,07%. Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan tahun 2021 persentase tersebut naik menjadi 62,36% dan pada 2024 bisa mencapai 65% dari PDB.

Di p2p lending umkm Amartha, UMKM yang menjadi Borrower sudah diseleksi dengan ketat. Kamu bisa memilih sendiri UMKM yang ingin didanai dengan nominal pendanaan terjangkau. Selain membantu pertumbuhan perekonomian, kamu juga bisa mendapatkan imbal hasil yang sangat menarik.

Manfaat Menjadi Peminjam dan Pemberi Pinjaman di Fintech P2P Amartha

Bagi peminjam, manfaat dari P2P lending adalah proses pengajuan pinjamannya lebih cepat dan mudah serta tidak perlu ada jaminan. Namun perlu diingat juga ya Sobat, bahwa meminjam di P2P lending juga ada risikonya, yaitu suku bunga pinjaman yang cukup tinggi dan denda yang harus dibayarkan ketika Sobat telat membayar. Jadi pastikan Sobat meminjam sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar Sobat ya.

Sedangkan, bagi lender/ pemberi pinjaman, melalui sistem P2P lending ini akan memudahkan Sobat untuk mendiversifikasi pendanaan, sehingga memperbesar kesempatan untuk meraup keuntungan. Namun, jika lender sudah mengalokasikan uang melalui P2P lending, lender tidak bisa menarik uang yang didanai kapanpun Sobat mau dan ada kemungkinan si peminjam mengalami gagal bayar, sehingga dana yang dipinjamkan memiliki risiko gagal bayar tersebut.

Untuk itu, diversifikasi sangat diperlukan agar Sobat tidak hanya menaruh dana pada satu peminjam namun bisa kepada beberapa peminjam lainnya untuk meminimalisir risiko, apalagi lender juga dimudahkan dengan adanya informasi risk grade (tingkat risiko) yang ditentukan oleh platform P2P lending sehingga lender bisa mempertimbangkan dengan baik sebelum memberikan pinjaman.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *